Kamis, 11 Februari 2016

sosok inspiratif



Nama Lahir : Richard Stephen Gosal
Nama Muslim : Muhammad Thufail Al Ghifari
Masuk Islam : 2002
TTL : Makassar, 11 Mei 1982

Aktivitas : Vokalis band rock The Roots of Madinah, Muslim Rapper, anggota Komunitas Islam Underground Kolektif Berandalan Tuhan, dan ketua Divisi Pembinaan Lembaga Muhtadin Masjid Agung Al Azhar Blok M-Jakarta.


Berry kini menjadi satu-satunya muslim di bandnya, Saint Loco setelah memutuskan menjadi mualaf. Sebagaimana diketahui, Berry memutuskan masuk Islam pada 20 Maret 2015.




Derry memutuskan hengkang sebagai gitaris Betrayer pada 1998. Pria bernama asli Deri Guswan Pramona itu kemudian hijrah ke Bali untuk meningkatkan kariernya.

"Saya niatnya mau bikin band yang lebih dahsyat lagi, yang lebih gila. Karena di Jakarta kan nggak sebebas Bali. Saya pengen jadi 'orang gila', pengen hidup bebas, jauh dari aturan-aturan. Namanya underground itu kan pemberontakan jiwanya," kenangnya.

Setelah menetap di Bali, Derry bersama teman-temanya lalu membentuk band metal 'Born by Mistake'. Usai merampungkan sebuah album, ia pun memberitahukan seniornya Irfan Sembiring yang merupakan pendiri band trash metal legendaris, Rotor



Iqbal Azhari ex. vocalist Mobil Derek & Tatoo maker...
Alhamdulillah sekarang sudah mulai bikin karya-karya yang bernuansa islami & udah ga mau natto lagi... Subhanallah... ALLAHuakbar..

Minggu, 29 November 2015

CATATAN NOVEMBER


Aku terbangun dari tidurku, saat suasana kamar yang masih gelap. Dinginya air di pagi hari menyegarkanku mengawali hari, aku bersepeda menuju pelabuhan menikmati udara segar , dalam kegelapan dengan udara yang dingin Kuletakan spedaku dan duduk di sebuah batu, memandang ke arah lautan, menunggu datangnya mentari, karena aku selalu menunggu datangnya mentari dan akan selalu berusaha menjadi orang pertama yang menanti datangnya mentari, walau itu adalah hal yang sulit karena semua orang senang akan keindahan dan datangnya mentari adalah hal yang indah,  tetapi aku ada dalam lingkaran orang-orang yang menyambut datangnya mentari

Roda sepedaku kembali berputar melewati jalanan kota yang cukup ramai menuju pantai karena aku ingin menikmati keindahan matahari yang akan pulang keperaduanya, sebelum aku sampai ke pantai dari kejauhan aku melihat metahari mulai beranjak turun dan aku melihat orang orang yang berada di pantai sibuk dengan aktifitasnya tanpa sedikitpun menoleh ke arah matahari yang mulai tenggelam. Saat aku berjuang untuk menikmati keindahan, disaat itu pula ada banyak orang yang mengabaikan keindahan, walaupun semua manusia sangat mengharapkan sebuah keindahan.