Kamis, 17 Juli 2014

Untuk ayah


Bagi seorang yang sudah dewasa, yang sedang jauh dari orang tua. Akan sering merasa kangen dengan Ibunya  
BAGAIMANA Dengan Ayahnya?
 Mungkin karena Ibu lebih sering menelpon untuk menanyakan keadaan kita??
 Tapi tahuka kita, jika ternyata ayahlah yang mengingatkan Ibu untuk menelpon
 Saat kecil mamalah yang kadang mendongeng. Tapi tahukah kamu bahwa sepulang bekerja dengan wajah yang lelah, beliu selalu menanyakan pada ibu, apa yang kita lakukan hari ini
Saat kita sakit batuk/pilek ayah kadang membentak “ sudah dibilang jangan minum es”! Tapi tahuka kita ayah sangat khawatir denganmu
Ketika kita remaja, kita kadang menuntut untuk dapat izin keluar malam, ayah dengan tegas berkata”tidak boleh”. Sadarkan kita bahwa beliu hanya ingin menjaga kita! Karena bagi ayah, kita adalah sesuatu yang sangat berharga
Saat kita bisa lebih dipercaya, ayah pun melonggarkan peraturannya. Kita akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan ayah adalah menunggu diruang tamu dengan sangat khawatir
Ketika kita dewasa dan harus kuliah di kota lain. Ayah harus melepasmu. Tahukan kita bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu. Dan ayah sangat ingin menangis.
Disaat kita memerlukan perlengkapan kuliah, ayah hanya mengerutkan dahinya. Tanpa menolak beliau memenuhinya.
Peluk cium untuk ayah dan semangatnya
I LOVE You PAPA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar