Senin, 13 Oktober 2014

AIR TERJUN MURU SOBE

hari minggu adalah waktu yang tepat untuk berpetualang.kemarin 12 Oktober 2014 saya bersama teman (dia sering dipanggil EMAN) Kami bersepakat untuk menikmati keindahan air terjun yang menurut informasi yang berada di jalur pante selata. dari info yang kami peroleh sebelum berangkat kami mendapatkan info kalo tiba di jembatan kaliwajo bertayalah di masyarakat sekitar.

jembatan kaliwajo , naik terus keatas

setelah tiba di jembatan kaliwajo kami beristirahan dan mencari informasi dari warga sekitar tentang air terjun dan kami mendapatkan info jalan menuju air terjun, naik saja terus keatas ikuti saja jalan ini terus

pertigaan belok kanan keatas
ketika kami terus berjalan kami menemukan pertigaan lalu kamipun bertanya pada warga tentang jalan menuju air terjun dan mereka  menyuruh kami belok kanan dan naik keatas

pertigaab belok kanan keatas

kamipun terus berjalan dan sampe di sebuah pasar, kamipun kembali bertanya pada warga disekitar karna kami menemukan pertigaan dan wargapun menyuruh kami belok kanan dan naik keatas. kamipun tetap semangat walaupun kondisi jalan yang kurang baik dengan penuh kesabaran dan perhitungan kami bisa melewati medan yang cukup butuh keterampilan.

jalan yang dilewati







hendaknya meliwati medan seperti ini kita harus mengunakan KUDA BESI yang tangguh dan mampu menaklukan medan yang seperti ini

KUDA BESI

Dalam perjadan, kami brtemu dengan REHAN (15 tahun ) warga desa RATE BITO kami berhenti sejenak beristirahat sambil berbincang bingcang bersama REHAN. Kami bertanya pada REHAN di mana letak air terjun dan dia menunjuk ke sana dan kamipun memintanya menemani kami untuk menuju kesana  dan REHAN tak menolak untuk mengantar kami.

REHAN, 15 Tahun

Kini perjalanan kami semakin ramai karna telah bertambah satu orang. Karna medan yang cukup terjal, saya dan REHAN berjalan kaki dan EMAN yang mmengendarai motor hingga tempat parkir kendaraan di dekat jembatan bambu.
Jembatan Bambu

Setelat memarkirkan motor kami bertiga melanjutkan perjalanan menuju DUSUN DETUKI. Sesampainya disana kami disambut gembirah oleh warga dusun terutama anak-anak, mungkin mereka menganggap saya WISATAWAN ASING, mungkin karna penempilan yang mendukung hahaha.kini perjalanan semakin ramai karna aanak-anak dusunpun bergabung bersama menuju air terjun.

DUSUN DETUKI. 

Bersama anak-anak DUSUN DETUKI. 

Kini perjalanan terasa lebih ceriah dengan canda tawa adik adik yang lucu, hingga keceriaan itu mengantarkan kami sampe pata jalur air terjun

Selamat Datang

Perasaanku semakin senang karna tertulis kurang lebih 1 KM menuju AIR TERJUN, artinya sebentar lagi perjuanganku akan memperoleh hasilnya , dan saya pun semakin bersemangat untuk menuju kesana
perjalanan yang seru

melintasi jembatan

Jembatan bambu

Akhirnya kami tiba juga di tempat yang indah yang masih jarang dikunjung oleh WISATAWAN. Tanpa membuang waktu saya langsung mesuk kedalam air untuk merasakan kesegaran air terjun  dan akupun melepas dahagaku dengan minum air terjun yang bersih dan menyegarkan.

AIR TERJUN


AIR TERJUN

AIR TERJUN


AIR TERJUN









Setelah puas menikmati kesegaran dan keindahan air terjun, kami un beramai rammai pulang menuju  dusun DETUKI.perjalanan pulang menuju dusun  DETUKI cukup membuat tenggorokan kering,  sesampainya di dusun DETUKI kami mampir sebentar untuk minim air yang diberikan warga dusun dan kamipu berpisah di dusun DETUKI.

beristirahat melepaskan dahagah, 
sebelum melanjutkan perjalanan pulang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar